Nahhh sekarang kita masuk ke pembahasan selanjutnya yaitu membahas msalag aliran musik atau yang sering disebut dengan Genre, Genre musik adalah pengelompokan musik sesuai dengan kemiripannya satu sama lain. Musik juga dapat dikelompokan sesuai dengan kriteria lain, misalnya geografi. Sebuah genre dapat didefinisikan oleh teknik musik, gaya, konteks, dan tema musik.
Jazz :
Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama musik band. Beberapa subgenre jazz adalah Dixieland, swing, bebop, hard bop, cool jazz, free jazz, jazz fusion, smooth jazz, dan CafJazz.
Gospel :
Gospel adalah genre yang didominasi oleh vokal dan biasanya memiliki tema Kristen.
Beberapa subgenrenya adalah contemporary gospel dan urban contemporary
gospel. Sebenarnya lagu jenis Gospel ini memiliki nuansa mirip dengan
Rock n Roll (oleh karena Rock n Roll sendiri sebenarnya merupakan fusion
atau gabungan dari Rock, Jazz, dan Gospel).
Blues:
Blues berasal dari masyarakat Afro-Amerika yang berkembang dari musik Afrika barat. Jenis ini kemudian memengaruhi banyak genre musik pop saat ini, termasuk ragtime, jazz, big band, rhythm and blues, rock and roll, country, dan musik pop.
Rhythm And Blues
Rhythm and blues adalah nama musik tradisional masyarakat
Afro-Amerika, yaitu musik pop kulit hitam dari tahun 1940-an sampai
1960-an yang bukan jazz atau blues.
Funk
Funk adalah sebuah aliran musik yang mengandung unsur musik tarian
Afrika-Amerika. Umumnya musik funk dapat dikenali lewat ritme yang
sering terpotong singkat, bunyi gitar ritme yang tajam, perkusi yang
dominan, pengaruh jazz yang kuat, irama-irama yang dipengaruhi musik
Afrika, serta kesan gembira yang didapati saat mendengarnya. Akar funk
dapat ditelusuri hingga jenis rhythm and blues dari daerah Louisiana
pada tahun 1960-an. Aliran musik ini terkait dekat dengan musik soul
serta jenis musik turunan lainnya seperti P-Funk dan Funk Rock.
Rock
Rock, dalam pengertian yang paling luas, meliputi hampir semua musik pop sejak awal 1950-an. Bentuk yang paling awal, rock and roll, adalah perpaduan dari berbagai genre di akhir 1940-an, dengan musisi-musisi seperti Chuck Berry, Bill Haley, Buddy Holly, dan Elvis Presley. Hal ini kemudian didengar oleh orang di seluruh dunia, dan pada pertengahan 1960-an beberapa grup musik Inggris, misalnya The Beatles, mulai meniru dan menjadi populer.
Metal, Hardcore
Metal merupakan aliran musik yang lebih keras dibandingkan dengan
Rock walau terdapat juga band metal yang memiliki lagu dengan nyanyian
yang terkesan slow. Genre Metal yang dikategorikan keras dimana lagunya
memiliki vocal ala scream, growl dan yang terbaru adalah pigsqueal dimana vokal ini lebih banyak digunakan di aliran hardcore, post-Hardcore, screamo, metalcore, deathcore, death metal, black metal, electronic hardcore
dan lainnya. Di Indonesia sendiri aliran band ala vokal scream ini
telah banyak ditemukan tetapi masih belum bisa diterima secara terbuka
oleh masyarakat umum. Contoh band: Indonesia yaitu The Civil Wears Monza,DESIDER, Secret Of Murder, Deadsquad, Burgerkill dll. Luar yaitu Asking Alexandria, Miss May I, The Crimson Armada, Chelsea Grin, We Butter The Bread With Butter, dan lainnya
Electronic
Electronic dimulai lama sebelum ditemukannya synthesizer, dengan tape loops dan alat musik elektronik analog di tahun 1950-an dan 1960-an. Para pelopornya adalah John Cage, Pierre Schaeffer, dan Karlheinz Stockhausen.
Ska, Reggae, Dub
Dari perpaduan musik R&B dan musik tradisional mento dari Jamaika muncul ska, dan kemudian berkembang menjadi reggae dan dub.
Hip hop, Rap, Rapcore
Musik hip hop dapat dianggap sebagai subgenre R&B. Dimulai di
awal 1970-an dan 1980-an, musik ini mulanya berkembang di pantai timur
AS, disebut East Coast hip hop. Pada sekitar tahun 1992, musik hip hop dari pantai barat juga mulai terkenal dengan nama West Coast hip hop. Jenis musik ini juga dicampur dengan heavy metal menghasilkan rapcore.
Pop
Musik pop adalah genre penting namun batas-batasnya sering kabur, karena
banyak musisi pop dimasukkan juga ke kategori rock, hip hop, country,
dsb.
Musik Tradisional
Musik tradisional
adalah musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun,
dipertahankan bukan sebagai sarana hiburan saja, melainkan ada juga
dipakai untuk pengobatan dan ada yang menjadi suatu sarana komunikasi
antara manusia dengan penciptanya, hal ini adalah menurut kepercayaan
masing-masing orang saja. Musik tradisional merupakan perbendaharaan
seni lokal di masyarakat. Musik tradisional yang ada di Indonesia,
diantaranya adalah gamelan ,angklung dan sasando.
selain dari musik tradisional yang berasal dari kebudayaan lokal, juga
terdapat musik tradisional yang berasal dari pengaruh kebudayaan luar
diantaranya gambang kromong, marawis dan keroncong.
Latin
Genre musik tradisional latin ini biasanya merujuk pada musik Amerika latin termasuk musik dari Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Karibia. Musik latin ini memiliki subgenre Samba.
Country
Musik tradisional country dipengaruhi oleh blues, dan berkembang dari
budaya Amerika kulit putih, terutama di kota Nashville. Beberapa artis
country awal adalah Merle Haggard dan Buck Owens.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar